Minggu, 23 Januari 2011

Selasa, 04 Januari 2011

Bahasa Indonesia

Ciri – Ciri kalimat aktif

1. Subyak melakukan kegiatan pekerjaan

2. Predikat menggunakan imbuhan me- dan ber-

3. Obyek dikenai pekerjaan

Ciri – ciri kalimat pasif

1. Subyek dikenai pekerjaan

2. Predikat menggunakan imbuhan di- dan ter-

3. Obyek melakukan pekerjaan

CONTOH :

1. Agung mengerjakan matematika di kelas ( Kalimat Aktif )

S P O K

2. Matematika dikerjakan Agung di kelas ( Kalimat Pasif )

S P O K

3. Di kelas matematika dikerjakan Agung ( Kalimat Pasif )

K S P O

REDUPLIKASI ( Kata Ulang )

1. Kata Ulang Murni / Utuh / Dwi Lingga yaitu pengulanga yang terjadi pada seluruh kata dasar secara utuh.

Contoh :

Rumah – rumah

Pohon – pohon

2.Kata Ulang Berubah Bunyi / Dwi Lingga Salin Swara.

Contoh :

Sayur – mayur

Lauk – pauk

3. Kata Ulang Sebagian / Dwi Purwa yaitu kata ulang yang terjadi pada sebagian kata dasarnya atau hanya pada suku kata pertamanya.

Contoh :

Tangga tetangga

Luhur leluhur

4. Kata Ulang Berimbuhan yaitu pengulangan pada kata dasar namun mendapat imbuhan.

Contoh :

Memukul – mukul

Berkejar – kejaran

MAKNA KATA ULANG

1. Banyak tak tentu

Contoh : rumah – rumah, anak – anak, pohon – pohon.

2. Banyak dan bermacam – macam

Contoh : buah – buahan, sayur – sayuran, tanam – tanaman.

3. Menyerupai atau tiruan dari sesuatu

Contoh : mobil – mobilan, kuda –kudaan, anak – anakan.

4. Agak atau melemahkan sesuatu yang disebut pada kata dasar.

Contoh : pening – pening.

5. Saling Berbalasan (resipokal )

Contoh : tolong – menolong, bersalam – salaman, pandang – memandang, pukul – memukul.

6. Menyatakan sangat / sungguh, semua

Contoh : besar – besar, cantik – cantik, pintar – pintar, sehat – sehat.

7. Menyatakan santai / senang

Contoh : membaca – baca, berjalan – jalan, tidur – tiduran, minum – minuman, duduk – duduk.

8. Menyatakan pebuatan yang terus – menerus

Contoh ; bertanya – tanya, mencari – cari, mengejar – ngejar, berpikir – pikir.

9. Menyatakan makin atau bertambah

Contoh : meluap – luap, berkobar – kobar.

10. Menyatakan beberapa / waktu

Contoh ; berminggu – minggu, berjam – jam.

11. Menyatakan kolektif (gabungan, kumpulan )

Contoh : empat – empat, kedua – duanya.

Sudut Pandang

Sudut pandang yaitu posisi pengarang pada cerita. Sudut pandang sama juga dengan kata ganti orang. Secara umum, sudut pandang atau kata ganti orang dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

1. Kata ganti orang pertama ditandai dengan kata aku, saya, kami.

2. Sudut pandang orang ketiga ditadai dengan kata ia, mereka, nama orang.

3. Sudut pandang pengarang sebagai pencerita atau serba tahu ditandai oleh kemampuan pengarang mengetahui seluk beluk kehidupan tokoh termasuk segala sifat tokoh.

1. Kata adalah bentuk bahasa paling kecil yang mempunyai arti. Kata menurut bahasa dibedakan menjadi kata dasar dan kata turunan ( kata jadian ).

2. Kata dasar adalah kata yang belum mengalami perubahan bentuk sebagai akibat proses morfologis. Contoh : jalan , diam, tidur, batu, dsb.

3. Kata turunan adalah kata yang telah berubah bentuk dari bentuk dasarnya karena proses morfologis.

Kata turunan dibedakan menjadi 3 macam :

Kata berimbuhan ( kata kompleks )

Kata ulang

Kata majemuk

Kata berimbuhan adalah bentuk dasar yang telah mendapat imbuhan ( afik )